Selasa, 06 Agustus 2013

Firasat

Lautan pun memudar warnanya,saat kau pergi ke pesisir pantai sebrang.Mendayung lautan asa aku mencari,tak pernah berhenti,dan akhirnya harus ku akhiri.Diam di daratan dengan setumpuk kenangan tentang nya,tentang ombak,tentang pantai.Firasat datang dari terpau-an ombak yang selalu berbisik tentang apa arti dari penantian ku selama di atas pasir ini.Firasat datang lagi dari angin yang selalu mendesau tentang arti sia-sia di telinga ini.Firasat selalu datang dari alam,alam berbicara tentang dirinya.Kabar selalu datang dari alam tentang dirinya.Saat aku mencari firasat, entah tiba-tiba firasat menghilang dari jangkauan.Hanya sayup-sayup angin malam yang aku dengar dan masih tidak ada firasat.Matahari menjulang tinggi,aku berlari ke pantai untuk mencari firasat itu,tak dapat ku temui lagi.Aku berhenti,meratapi,dan akhirnya menghampiri harap di tepi.Di tepi yang mengajarkan ku tentang arti kehilangan.Tepi pun tak memberi tau arah mana yang harus ku tuju.Aku pergi,pergi jauh dari pantai itu.Pantai yang biasanya menjadi saksi saat aku dan dirinya berdua bersender pundak,dan akhirnya terlelap di pundaknya.Sampai pada akhirnya aku mendapat firasat dari angin yang datangnya dari pantai yang jauh itu.Angin berbisik,ini saatnya aku melihat kenyataan,realita yang sesungguhnya.Aku berlari ditemani semak dan angin.Terpaku hanya terpaku yang bisa aku lakukan saat dia datang dan membawa seseorang yang baru.Seseorang yang tak ku kenal.Aku seperti menunggu rembulan di pagi hari,tidak ada dan dia tidak akan ada untukku lagi.Tak ada kesalahan yang aku ingat,tapi dia bahagia.Aku lihat dia bahagia bersamanya,dia hanya menatapku sore itu,menatap dan tersenyum. Senyuman itu yang pertama kali menyadarkan ku kalau dia bahagia.Tiada kebahagiaan di diri ini,firasat dari alam pun tidak mengajarkan ku bagaimana cara bahagia saat aku menunggu sekian lama dan akhirnya saat dia kembali,dia hanya mengucapkan selamat tinggal dan dia sudah bersama yang lain.Aku membalas senyumnya waktu itu,senyuman yang ku balas,ku artikan kalau aku baik-baik saja.Selama ini aku seperti berlari mengejar asa mencari asa dan akhirnya ku dapat asa itu.Pasir pun tau aku menunggu,ombak pun tau aku menanti,angin pun juga tau aku tak main-main dengamu.Tapi 1 firasat menghianati,firasat yang dari hati datangnya,terlalu banyak firasat ini meminta,terlalu sering firasat ini berbisik,firasat yang tak henti-hentinya menggema dan terbayang setiap waktu.Firasat yang berisi kekosongan,terlalu kosong terlalu sepi,namun aku hanyut dalam firasat ini.Ya firasat harap ; berharap ; harapan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar