Sabtu, 26 Januari 2013

Diorama Cinta


Seperti ini adanya,seperti mawar yang layu,seperti bulan yang tertutup awan,seperti gunung yang tertutup kabut,seperti inilah diorama cinta nya.Dia tertawa tersenyum bahagia layaknya tak ada beban di benaknya.Seraya seorang laki2 lain tidak ada dalam pikirannya.Yang ia tau hanya seorang laki2 yang telah pergi berjejak tanya.Semua bingung,semua tidak tau,tapi semuanya ingin tau apa yang sebenarnya terjadi dalam diorama nya.Kenapa?apa?bagaimana?dan karna apa mereka semua ingin mengetahui apa yang seharusnya tidak mereka ketahui.Memang ini kisahnya dan memang ini sudah jalannya,YA ia mempercayai itu.Entah semua orang mungkin berfikir,mata hatinya sudah tertutup.Ia diam entah harus bagaimana untuk mengakhiri semuanya.Tekad yang ia bawa hanya kesetiaan,setia dengan orang yang tidak seharusnya mendapat kesetiaan itu,seseorang yang tidak seharusnya berhenti di persimpangan jalannya.Kacau&balau,ia mencoba menepis akan semua ini,tapi memang ini adanya memang ini kenyataan pahit yang harus ia lewati.Sekejap ia merenung dan meratapi sebenarnya apa yang sudah terjadi,ia berkali-kali mencoba untuk membuka mata hati itu.Tapi yang ia dapat”tidak ada”,sebenarnya yang ia dapat justru kesiasia-an,membuang waktu,dan hanya menyakitkan hatinya sendiri.Jadi ia terjebak dalam ruang nostalgia ini,dan memilih untuk menyakitkan hatinya sendiri.Pilihan itu ada,tapi mungkin pilihan itu masih tertutup oleh kabut tebal di benaknya,hingga saat ini ia belum bisa mengusir kabut itu sendiri.Entah siapa yang bisa menggantikan seseorang yang ada di hatinya dan entah siapa yang bisa mengusir kabut itu dari benaknya ,walaupun ia meyakini laki2 itu tidak akan tergantikan.Semua orang meyakini dia bisa dan dia akan lebih bahagia jika ia menerima laki2 lain.Tapi ia sendiri meyakini,ia akan lebih bahagia jika terus bersamanya walaupun laki2 itu sudah menjadi siluet di dalam hatinya.Ia percaya,namun semua orang tidak percaya.Pertanyaan yang selalu ia tanyakan pada dirinya sendiri setiap hari adalah“setia itu salah?”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar