Senin, 30 Desember 2013

Suara Dari Dia

Kamu hanya tahu nama. Kamu hanya tahu dia dari orang-orang. Kamu hanya mengetahui dia tidak lebih dari sekedar sampah. Kamu tidak tahu ceritanya. Kamu tidak mengetahui perjalanannya hingga sampai disini. Kamu hanya mampu membenci dia tanpa kamu mengenalnya terlebih dahulu dan tanpa kamu bertanya kepadanya. Kamu tidak kenal tapi kamu seperti kenal dia sudah lama,dengan mudahnya kamu membencinya. Perjalanan dia hingga ke tapak ini, sangat sulit dari yang kamu bayangkan. Dia tak kenal kata menyerah, dia terus bangkit dari omongan orang-orang yang menganggapnya tidak waras. Dari A hingga Z dia jalani dengan berpegang teguh pada suatu keinginan. Keinginan yang orang lain sebut gila. Dia hanya ingin masih bersama dengan orang yang tak pernah ia lupakan. Suatu hal yang aneh kedengarannya, namun dia pasti mempunyai alasan mengapa hingga saat ini ia masih berusaha. Bukan untuk meminta kembali, tapi dia hanya ingin terus melihat seseorang itu dalam damainya senyuman. Dia sudah banyak mengorbankan waktunya, tenaganya, pikirannya pun hanya tertuju pada orang itu. Tapi kamu, kamu tidak tau seberapa besar rasa dia kepada orang itu. Semua orang pasti mempunyai alasan dalam hidupnya, semua orang mempunyai hak untuk mengejar apa yang membuat dia senang. Namun bagi dia, kebahagiaan hanyalah sebatas lewat, kebahagiaan tidak pernah terdiam padanya, kebahagiaan selalu pergi. Untuk itulah dia mencari kebahagiaannya sendiri, mungkin kebahagiaannya hanyalah orang itu. Belajar menghargai itu penting, jika ingin dihargai, hargailah seseorang terlebih dahulu. Tidak ada yang perlu ditakuti di dunia ini, dia hanya takut pada tuhan, bukan kepada kamu orang-orang yang hanya bisa membenci dan menyebarkan sesuatu yang sebenarnya kamu tidak tahu. Jika, kamu orang-orang mengenal bagaimana buruknya dia dulu, tapi bukalah mata selebar mungkin hingga cahaya masuk ke pelipis mata, lihat bagaimana dia yang sekarang, bukan melihat bagaimana dia dulu. Setiap orang mempunyai perubahan dalam hidupnya, maka hargailah orang yang sudah berusaha berubah. Karna perubahan itu suatu hal yang sulit untuk dilakukan tanpa niat dan keikhlasan. Tidak ada yang tahu, bahwa seseorang berubah bisa saja merelakan banyak hal untuk 1 perubahan. Mulailah melihat kedepan bukan melihat ke belakang. Dia selalu sabar apapun yang orang katakan, yang ia tahu, tuhan tidak murka kepada dirinya akan apa yang ia jalani sekarang. Yang ia jalani sekarang, mencari kebahagiaan itu. Dan dia yakin sesuatu yang sudah ditakdirkan menjadi hak dia, Allah tidak akan biarkannya menjadi milik orang lain. Untuk itu dia tidak pernah takut akan kehilangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar